JOKOWI SALAH PILIH, MA'RUF AMIN MAKIN TENGGELAM. ERICK THOHIR CAWAPRES YANG TERTUKAR
Terpilihnya Erick Thohir sebagai ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) membawa euforia politik di tubuh koalisi Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin. Banyak kalangan yang mengibaratkan Erick Thohir adalah cawapres Jokowi yang tertukar.
Nama Erick Thohir langsung melambung karena dinilai sebagai sosok yang tepat mewakili suara milenial. Ketua INASGOC yang memiliki kemampuan manajerial itu dinilai mampu menyatukan kalangan partai politik, relawan, dan profesional dalam mengampanyekan Jokowi-Ma'ruf.
Sosok bos Mahaka Group ini langsung mencuri perhatian banyak kalangan karena dapat menandingi Sandiaga cawapres Prabowo Subianto dalam merebut suara milinial. Selama ini, potensi suara milenial sangat sulit untuk digarap Ma'ruf. Dilansir Metrotvnews.com, Minggu, (9/9/2018), Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily meyakini Erick mampu menarik pemilih yang tidak bisa digaet Ma’ruf.
Erick dinilai dapat mengobati kekecewaan pendukung Jokowi atas terpilihnya Ma'ruf. Tidak sedikit relawan, pendukung Jokowi yang apatis setelah Jokowi memilih Ketua Nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai cawapres. Alasannya, selain sudah berumur, keputusan Ma'ruf ketika menjabat orang nomor satu MUI dinilai banyak berbenturan dengan sikap tolerasi Kebhinekaan yang diusung Jokowi.
Di sisi lain, kondisi ini justru membuat ruang gerak Ma'ruf terlihat semakin tertutup. Soalnya, kolam pemilih yang digarap Ma’ruf hanya terbatas kepada suara pemilih muslim, khususnya santri Nahdlatul Ulama (NU). Ruang sempit yang digarap Rais Aam PBNU ini yang membuatnya semakin tenggelam dengan kehadiran Erick Thohir.
Erick yang mewakili milenial muda, pengusaha sukses hadir sebagai idola baru di kubu Jokowi. Popularitasnya makin meroket setelah sukses membawa Asian Games 2018. Sosok yang sangat cocok untuk menjadi cawapres idaman Jokowi. Setidaknya, kelakar bahwa Erick Thohir adalah cawapres Jokowi yang tertukar ramai dikicaukan warganet.
Nama Erick Thohir langsung melambung karena dinilai sebagai sosok yang tepat mewakili suara milenial. Ketua INASGOC yang memiliki kemampuan manajerial itu dinilai mampu menyatukan kalangan partai politik, relawan, dan profesional dalam mengampanyekan Jokowi-Ma'ruf.
Sosok bos Mahaka Group ini langsung mencuri perhatian banyak kalangan karena dapat menandingi Sandiaga cawapres Prabowo Subianto dalam merebut suara milinial. Selama ini, potensi suara milenial sangat sulit untuk digarap Ma'ruf. Dilansir Metrotvnews.com, Minggu, (9/9/2018), Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily meyakini Erick mampu menarik pemilih yang tidak bisa digaet Ma’ruf.
Erick dinilai dapat mengobati kekecewaan pendukung Jokowi atas terpilihnya Ma'ruf. Tidak sedikit relawan, pendukung Jokowi yang apatis setelah Jokowi memilih Ketua Nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai cawapres. Alasannya, selain sudah berumur, keputusan Ma'ruf ketika menjabat orang nomor satu MUI dinilai banyak berbenturan dengan sikap tolerasi Kebhinekaan yang diusung Jokowi.
Di sisi lain, kondisi ini justru membuat ruang gerak Ma'ruf terlihat semakin tertutup. Soalnya, kolam pemilih yang digarap Ma’ruf hanya terbatas kepada suara pemilih muslim, khususnya santri Nahdlatul Ulama (NU). Ruang sempit yang digarap Rais Aam PBNU ini yang membuatnya semakin tenggelam dengan kehadiran Erick Thohir.
Erick yang mewakili milenial muda, pengusaha sukses hadir sebagai idola baru di kubu Jokowi. Popularitasnya makin meroket setelah sukses membawa Asian Games 2018. Sosok yang sangat cocok untuk menjadi cawapres idaman Jokowi. Setidaknya, kelakar bahwa Erick Thohir adalah cawapres Jokowi yang tertukar ramai dikicaukan warganet.
Sumber : UC News



Komentar
Posting Komentar